Tampilkan postingan dengan label Lain lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain lain. Tampilkan semua postingan
Kamis, 16 Agustus 2018
Aktualisasi Nilai-Nilai Kemerdekaan Dengan Meningkatkan Kinerja dan Persatuan
18.24
Informasi dan Publikasi, Lain lain
Aktualisasi Nilai-Nilai Kemerdekaan Dengan Meningkatkan Kinerja dan Persatuan
Gowa,
17 Agustus 2018
Masyarakat
di seluruh Indonesia selalu memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
setiap tanggal 17 Agustus. Berbagai upacara digelar oleh kantor-kantor
pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) baik yang berada di Pusat maupun
di daerah hingga kantor desa ikut merayakan tanggal proklamasi pertama kali
dibacakan. Peringatan 17 Agustus ini dirayakan di seluruh Indonesia dan dimeriahkan
oleh berbagai suku, bangsa, mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua,
termasuk mantan para pejuang (veteran) ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam
perayaan tahunan ini.
Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar
(Balmon Makassar) yang merupakan salah satu dari 35 kantor Unit Pelaksanaan Teknis
Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian
Komunikasi dan Informatika, tak ketinggalan pula ikut merayakannya. Selain melaksanakan
upacara bendera, perayaan 17 Agustus di Balmon Makassar juga dimeriahkan dengan
lomba-lomba di antaranya lomba makan kerupuk, lomba balap karung, lomba
meletuskan balon hingga lomba memasukan pensil dalam botol.
Peringatan
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang pada tahun 2018 ini merupakan yang
ke-73 nuangsanya sangat berbeda dan terasa lebih meriah. Hal ini disebabkan panji-panji
dan umbul-umbul penghias perayaan kemerdekaan yang berkibar di langit Ibu
Pertiwi makin semarak karena bersanding dengan umbul-umbul dan spanduk penyambutan
perhelatan Asian Games 2018. Sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun
Kemerdekaan kita, yaitu pada tanggal 18 Agustus tahun 2018 besok Indonesia
dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games yang ke-18.
Pada saat upacara peringatan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, Distiawan Dwi Rumboko, selaku Kepala
Balmon Makassar menyampaikan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan
Informatika, Rudiantara. Sambutan tersebut pada intinya menyatakan bahwa peayaan 17 Agustus ke-73 dan Asian Games yang ke-18 merupakan momentum
yang menunjukkan keberadaan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa
yang berprestasi, bangsa yang terbuka dan setara dalam pergaulan dengan
bangsa-bangsa lain. Ketika Republik Indonesia masih berusia 17 tahun, Presiden
Soekarno dan para founding father
bangsa ini menjadikan momentum Asian Games yang sama untuk menunjukkan pada
dunia bahwa Indonesia ada, Indonesia bisa.
Kendati saat itu segudang
permasalahan yang kompleks menyelimuti bangsa Indonesia sebagai sebuah negara yang
belum lama berdiri, namun berkat dukungan seluruh bangsa yang bersatu mendukung
perhelatan akbar tersebut, Asian Games 1962 menjadi suatu pencapaian yang luar
biasa. Stadion Utama Senayan yang kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia, Televisi Republik Indonesia, adalah
saksi-saksi ikonik yang menunjukkan bahwa dalam kondisi apa pun, kita adalah
bangsa yang tangguh dan mampu memberikan yang terbaik. Tahun ini, 56 tahun
kemudian, tepatnya pada tanggal 18 Agustus–2 September 2018, bangsa ini akan
kembali mengulang sejarah, kita kembali menjadi tuan rumah Asian Games ke-18.
Namun kita semua harus bersatu dalam
emosi yang sama untuk membuat penyelenggaraan ini menjadi milik kita bersama,
sehingga keberhasilannya pun menjadi kegembiraan kolektif kita sebagai bangsa.
Kita, pelayan masyarakat dalam lingkungan Kementerian Komunikasi dan
Informatika, dan segenap partner pemangku kepentingan, berkomitmen ikut memikul
tanggung jawab untuk menggelorakan semangat berkompetisi dan bergembira dalam
perhelatan olahraga tingkat Asia tersebut. Kita harus mengajak segenap lapisan
rakyat, dari Merauke sampai Sabang, untuk turut merasakan gempita Asian Games
ke-18. Menjadikannya bukan lagi semata perhelatan masyarakat Jakarta dan
Palembang, menjadikannya hajat kita sebagai sebuah bangsa yang besar dan
bersatu.
Sebagai pelayan masyarakat di
lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta segenap pemangku
kepentingannya, kita merupakan kaki, tangan, mata, dan pikiran bagi negara ini.
Ada di antara kita yang kampiun dalam pengelolaan keuangan, ada yang perwira
dalam mengawal program-program, ada yang tangguh dalam mengeksekusi
pengembangan infrastruktur sampai ke pelosok lembah dan pegunungan, ada yang
tajam dalam menyusun konsep dan strategi dari balik meja kantor. Oleh karena
itu, seluruh jajaran Kominfo dan para pemangku kepentingan dituntut berusaha
keras mewujudkan iklim usaha dan industri teknologi informasi dan komunikasi
yang sehat, sebagai upaya mengisi kemerdekaan dengan memastikan seluruh pelosok
kita terakses internet, merdeka internet.
Sebelum mengakhiri sambutannya,
Kepala Balmon Makassar meminta kepada seluruh pegawai baik yang berstatus sebagai
Aparatur Sipil Negara maupun honorer dan outsourcing
untuk senantiasa berupaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya guna
memacu kinerja personal tiap pegawai maupun kinerja Balmon Makassar secara keseluruhan.
Karena dinamika perkembangan teknologi saat ini dan ke depannya, khususnya
teknologi informasi dan komunikasi, menciptakan peluang sekaligus tantangan
yang menuntut setiap invidu tidak cepat berpuas diri dan terus belajar
meningkat kemampuannya agar mampu mengatasi setiap tantangan dnan memanfaatkan
peluang yang ada.
Senin, 30 Juli 2018
Memicu Inovasi Lewat Festival IFaS-Fest 2018
Memicu Inovasi Lewat Festival
Bogor, 26 Junli 2018
Untuk
menggali ide-ide kreatif dan inovatif pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal
Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian
Komunikasi dan Informatika, pada tanggal 26 Juli 2018 telah diselenggarakan
acara Innoveations and Frequency and
Standardization Festifal (IFast-Fest) 2018. Kegiatan yang baru pertama kali
dilaksanakan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan kantor pusat
dan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen SDPPI --baik yang berupa balai
monitor spektrum frekuensi radio maupun loka minitor spektrum frekuensi radio--
yang terdapat di 35 provinsi di seluruh wilayah Indonesia.
Perhelatan
IFast-Fest 2018 yang berlangsung akrab dan meriah tersebut, telah memberikan motivasi
dan beberapa pelajaran untuk dipetik, terutama bagi segenap pegawai di lingkungan
Ditjen SDPPI. Pertama, tantangan ke depan semakin berat akibat pesatnya
kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dengan beragam bisnis
ikutannya menuntut setiap organisasi (kementerian/lembaga) untuk dapat merespon
setiap fenomena dan permasalahan yang timbul secara cepat dengan solusi yang
tepat. Karena itu, hasil kegiatan kementerian/lembaga (K/L) harus senantiasa berdampak
nyata dan langsung kepada masyarakat, industri ICT dan pemangku kepentingan (stakeholders) terkait lainnya.
Kegiatan
IFast- Fest 2018 juga memberikan pelajaran untuk dapat mengaplikasikan secara
konsisten ide, gagasan dan konsep yang dibuat dan diajukan dalam perhelatan itu,
menjadi suatu kenyataan dan bermanfaat bagi segenap masyarakat dan lingkungan.
Dalam arti, setiap ide, gagasan dan konsep tersebut tidak hanya menjadi sebatas
tataran ide, tapi dapat dituangkan dalam rencana program kerja oleh pegawai
Ditjen SDPPI. Tujuannya agar menjadi pedoman yang bisa diimplementasikan
menjadi kenyataan sehingga bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan.
Pelajaran
lain yang bisa dipetik dari perhelatan IFast- Fest 2018 adalah bahwa keberadaan
sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif merupakan prasyarat utama
bagi keberhasilan setiap organisasi (termasuk Ditjen SPPI) dalam berkompetisi.
Dengan kata lain, setiap SDM Ditjen SDPPI dituntut harus berubah dan terus
berinovasi agar dapat memenangkan kompetisi dan tetap eksis berkiprah di dunia
ICT. Singkatnya, terus melakukan inovasi secara berkesinambungan --agar tetap
eksis-- atau tersingkir dari persaingan (keep
doing inovate simultaneously or die).
Kemampuan
segenap SDM Ditjen SDPPI dalam memetik berbagai pelajaran tersebut diatas, setidaknya
dapat mewujudkan permintaan dan harapan Direktur Jenderal SDPPI, Ismail, yang
disampaikan dalam kata sambutannya pada saat pembukaan kegiatan IFast Fest
2018. Permintaan dan harapan dimaksud adalah dukungan segenap pegawai Ditjen
SDPPI untuk menciptakan suasana dan kondisi yang mendukung kemudahan bagi
masyarakat dan industri dalam berinovasi di bidang ICT. Selain itu, pegawai
juga diminta untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya melalui berbagai
pelatihan yang difasilitasi Ditjen SDPPI baik di dalam maupun di luar negeri,
agar dapat bersaing dan terus berinovasi.
Sumber/foto: Abdul Salam
Jumat, 20 Juli 2018
Kegiatan Koordinasi dan Klarifikasi Piutang Negara
00.50
Informasi dan Publikasi, Lain lain
Koordinasi dan Klarifikasi Piutang Negara
Kota Pare-Pare, 18 Juli 2018
Pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2018 Balai
Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas Makassar (Balmon Makassar) Direktorat
Jenderal Sumber daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi
dan Informatika, telah melakukan kunjungan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara
dan Lelang (KPKNL) Parepare yang berada di wilayah Kota Parepare. KPKNL
Parepare ini merupakan unit vertikal Direktorat
Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang secara institusi berada di bawah Kantor
Wilayah (Kanwil) DJKN Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 170/PMK.01/2012 tanggal 6 November 2012 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara,
KPKNL mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan pelayanan di bidang kekayaan
negara, penilaian, piutang negara dan lelang. Salah satu fungsi KPKNL Parepare
adalah melakukan penagihan piutang negara yang berasal dari penyerahan dari
DJKN cq. Kementerian dan lembaga, diantaranya Kementerian Komunikasi dan
Informatika.
Kunjungan Balmon Makassar ke KPKNL Parepare tersebut
salah satunya dimaksudkan untuk memperjelas status piutang negara dari
perusahaan pengguna frekuensi radio yang menunggak pembayaran biaya hak
penggunaan (BHP) frekuensi radio, yakni Energi Sengkang. Selain itu, kunjungan
ini bertujuan melakukan klarifikasi penangangan piutang dengan maksud: 1)
mempercepat penanganan piutang yang bersumber dari BHP frekuensi radio oleh
KPKNL Pare-pare; dan 2) Sisa piutang (outstanding) yang belum
diselesaikan oleh KPKNL Parepare.
Sehubungan dengan tujuan tersebut, Balmon Makassar
telah meminta copi atau salinan surat piutang negara sementara belum dapat
ditagih (PSBDT) dan atau surat lunas kepada pihak KPKNL Parepare apabila surat
dimaksud telah dikeluarkan oleh KPKNL Parepare. Surat PSBDT merupakan lampiran
untuk mengusulkan penghapusan piutang secara bersyarat dan surat lunas agar supaya dapat diproses payment di sistem informasi manajemen spektrum
frekuensi radio (SIMS).
(Sumber/Foto : Abd. Salam)
Jumat, 06 Juli 2018
Srikanda dan Srikandi Balmon Makassar Berkolaborasi Melakukan Verifikasi Base Tranceiver Station Operator Seluler
Srikanda dan Srikandi Balmon Makassar
Berkolaborasi Melakukan Verifikasi
Base Tranceiver Station Operator
Seluler
Balai Monitoring Kelas I Makassar (Balmon Makassar) yang merupakan salah
satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari total 34 UPT yang berada dibawah
kewenangan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika
(Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah melaksanakan
kegiatan verifikasi base transceiver
station (BTS) pada tanggal 3 - 6 Juni 2018 milik salah satu operator
telekomunikasi seluler pemegang izin pita frekuensi radio (IPFR) yang
beroperasi di wilayah Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan.
Maksud dan tujuan kegiatan verifikasi BTS adalah untuk mengetahui apakah
BTS yang dimiliki operator telekomunikasi seluler pemegang izin pita frekuensi
radio tersebut masih aktif digunakan atau sudah tidak dipakai lagi (off). Upaya verifikasi BTS ini dilakukan
karena ada indikasi BTS milik operator terkait masih aktif digunakan, tapi
belum membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi radio yang dibayar dimuka
setiap tahun dan disetor ke kas negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak
(PNBP). Jika BTS milik operator yang telah diverifikasi ternyata masih aktif
dan belum membayar BHP frekuensi radio, maka pihak Balmon Makassar akan
menonaktifkan BTS tersebut dan selanjutnya membuat berita acara untuk
disampaikan ke kantor Pusat Ditjen SDPPI.
![]() |
Pengecekan
dan pengukuran keaktifan BTS
|
Di hari pertama, kegiatan verifikasi BTS diawali dengan mencaritahu
keberadaan kantor penyelenggara telekomunikasi seluler pemegang izin pita
frekuensi radio yang berlokasi di wilayah kota Makassar. Kantor operator yang
dicari telah berpindah lokasi dan baru bisa ditemukan di sore hari setelah
mendatangi lokasi yang diperkirakan merupakan kantor holding company-nya dan lokasi bekas kantor yang sebelumnya
ditempati. Selanjutnya dilakukan koordinasi dan pembicaraan dengan area manager
mengenai rencana dan proses pelaksanaan verifikasi BTS dilakukan.
Kegiatan verifikasi di hari kedua hingga di hari ke lima dilakukan
dengan mendatangani langsung dilapangan dan mengecek secara sampling 10 BTS --dari total 40 BTS
milik operator pemegang izin pita frekuensi radio yang ada di wilayah Provinsi
Sulawesi Selatan-- yang menjadi target verifikasi tersebut. Hasil verifikasi lapangan
yang dilakukan pihak Balmon Makassar Makassar menujukkan bahwa kesepuluh 10 BTS
itu masih aktif digunakan. Berdasarkan hasil verifikasi BTS tersebut, kemudian
dibuat Berita Acara yang ditandatangani oleh pihak Balmon Makassar dan operator
terkait, yang nantinya akan dikirim dan dilaporkan ke Direktorat Pengendalian,
Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika.
(Sumber/Foto : Abd. Salam)
Kamis, 05 Juli 2018
Kunjungan Kerja Dalam Rangka Pemeliharaan dan Asistensi Infrastruktur SIMS
23.28
Lain lain
Kunjungan Kerja Dalam Rangka Pemeliharaan dan Asistensi Operasional SIMS
Borongloe, 5 Juli 2018
![]() |
Dalam rangka
pemeliharaan dan asistensi operasional Sistem Informasi Manajemen Spekrum
Frekuensi Radio (SIMS), pada hari Kamis tanggal 5 Juli 2018 Nurhaedah selaku
Plt. Direktur Pengendalian telah melakukan kunjungan kerja ke Balai Monitoring
kelas I Makassar (Balmon Makassar) yang berlokasi di Borongloe Kabupaten Gowa
Provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan Kerja tersebut merupakan tindak lanjut dan
berdasarkan kontrak antara Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos
dan Informatika (Ditjen SDPPI) dengan PT S-Net Indonesia Nomor
193/PPK/DJSDPPI.4/01/2018 tanggal 18 Januari 2018 tentang Pemeliharaan
Infrastruktur SIMS.
Secara fungsional, kegiatan
pemeliharaan dan asistensi operasional SIMS terhadap 34 Unit Pelaksana
Teknis/UPT --baik yang berstatus Balmon maupun Loka Monitoring-- ini ditangani
oleh Sub Direktorat Pengelolaan SIMS, Ditjen SDPPI bekerjasama dengan PT S-net
Indonesia. Kegiatan pemeliharaan dan asistensi operasional SIMS tersebut bertujuan
untuk melakukan pengecekan perangkat komputer dan pendukungnya serta kualitas
jaringan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengecek akses
internet, fungsi aplikasi SIMS, dan aplikasi pendukung SIMS lainnya.
Dalam perjalanan menuju Kantor Balmon Makassar,
Nurhaedah selaku Plt. Direktur Pengendalian menyempatkan diri untuk mengunjungi
salah seorang pejabat Balmon Makassar (Muhammad Takdir, Kepala Seksi Pemantaun
dan Penertiban) yang kebetulan sedang mengadakan acara aqiqah untuk putrinya
yang lahir beberapa minggu lalu. Acara aqiqah ini suasananya semakin meriah dan
khidmat karena turut dihadiri juga oleh Distiawan Dwi Rumboko, Kepala Balmon
Makassar beserta segenap pegawai ASN dan honorer Balmon Makassar.
Setelah selesai dari acara
aqiqah, Nurhaedah melanjutkan perjalanan ke Kantor Balmon Makassar dan setiba
ditempat tujuan sudah ditunggu oleh karyawan PT S-Net Indonesia yang sedang
melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap perangkat komputer, kualitas
jaringan, akses internet, fungsi aplikasi SIMS, dan aplikasi pendukung SIMS lainnya.
Sehabis menerima laporan dari pihak S-Net Indonesia terkait kondisi perangkat
SIMS dan perangkat pendukungnya yang ada di Balmon Makassar, acara dilanjutkan
dengan tatap muka dan tanya jawab dengan para pegawai Balmon.
Pada pertemuan
tersebut, Nurhaedah yang didampingi Kepala Balmon Makassar menyampaikan perihal
gangguan frekuensi (interference)
terhadap ATRC Bandara Soekarno Hatta di Provinsi Banten yang penanganannya
memerlukan kerja keras dari pihak Balmon Banten yang dibantu staf Balmon DKI
Jakarta. Terkait gangguan tersebut, Balmon Makassar diminta melakukan
pengawasan dan penertiban secara cepat, tepat dan terukur terhadap setiap
aktifitas yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan frekuensi radio
penerbangan yang ada diwilayahnya. Karena frekuensi penerbangan merupakan
merupakan frekuensi yang tidak boleh terganggu dan harus benar-benar dilindungi
mengingat terkait dengan keselamatan jiwa manusia.
Selain itu,
disampaikan pula bahwa pemerintah sedang mengembangkan kebijakan perizinan berusaha
terintegrasi secara elektronik (online
single submission). Kebijakan tersebut menghendaki proses perizinan
(termasuk perizinan di bidang frekuensi radio) yang selama ini memakan waktu
berhari-hari atau ber bulan-bulan, dipangkas menjadi hanya sehari bahkan hanya
30 menit. Konsekuensi dari kebijakan berbasis online single submission (OSS) ini memberikan pekerjaan tambahan
bagi UPT, karena OSS mewajibkan UPT melakukan pemeriksaan dan pengecekan
kebenaran dan keabsahan dari persyaratan yang diajukan investor di bidang
frekuensi.
Perihal lain yang
disampaikan adalah mengenai ujian nasional radio amatir (UNAR) yang melibatkan
organisasi radio amatir daerah (ORDA) dan ORLOK di setiap wilayah UPT. Karena
itu, disarankan dan diminta untuk merangkul dan bekerjasama dengan pihak ORDA dan
ORLOK agar pelaksanaan UNAR dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Dalam
rangka menghadapi berbagai permasalahan yang disampaikan di atas, Nurhaedah
meminta agar setiap pegawai Balmon Makassar terus meningkatkan kemampuannya dan
bekerja secara aktif, cepat, kreatif dan inovatif. Karena dengan cara tersebut,
pegawai dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan
masyarakat, juga berdampak meningkatkan citra positif Balmon Makassar maupun
Ditjen SDPPI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
(Sumber/Foto : Abd. Salam)
Selasa, 03 Juli 2018
Kick Off Verifikasi Perangkat Spektrum Frekuensi Radio
09.05
Lain lain
Laporan Kick Off Verifikasi Fungsi Perangkat
Kota Bogor, Jawa Barat
Pada
tanggal 28 Juni 2018 bertempat di Kota Bogor, Jawa Barat telah
dilaksanakan acara kick of meeting fungsi perangkat LS Telecom (transportable)
yang dilaksanakan oleh Sub Direktorat Pengelolaan Sistem Manajemen
Spektrum Frekuensi Radio (Subdit Pengelolaan PSMS) Direktorat Pengendalian,
Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen
SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Acara kick off tersebut dihadiri oleh 24 perwakilan dari Unit
Pelaksana Teknis/UPT (Balai Monitoring maupun Loka Monitoring) di lingkungan
Ditjen SDPPI di seluruh wilayah Indonesia. Ke 24 UPT tersebut adalah Aceh, Ambon,
Banjarmasing, Batam, Bengkulu, Jambi, Jayapura, Kendari, Kupang, Makassar,
Manokwari, Mataram, Medan, Merauke, Padang, Palangkaraya, Palu, Pangkal Pinang,
Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Surabaya, dan Ternate. Kegiatan ini
dibuka oleh Suryono selaku Kepala Subdit Pengelolaan PSMS yang berharap dan meminta agar
keberadaan perangkat transportabel dapat dipelihara dengan baik, dan bila ada
kerusakan atau masalah dapat segera dilaporkan kepada Subdit Pengelolaan PSMS baik
secara tertulis maupun via website.
Secara praktis, mekanisme pelaporan melalui website dilakukan dengan
langkah-langkah sebagai berikut: user log in melalui aplikasi berdasarkan user
account masing-masing UPT; user memasukkan kondisi dan status perangkat secara
periodik; sistem akan mengkategorikan
perangkat berdasarkan definisi tabel master perangkat (perangkat
utama/perangkat pendukung); dan sistem secara otomatis akan men-generate format
pelaporan sesuai dengan format yang dibakukan (Nodin Dirjen SDPPI No.
32/DJSDPPI.4/SP.03.01/01/2017 tanggal 18 Januari 2017. Selanjutnya, user UPT dapat melakukan pengiriman secara
elektronik secara langsung dan atau mencetak laporan untuk kebutuhan internal; sistem
setiap bulan akan men-generate laporan secara otomatis yang meliputi SLA
masing-masing perangkat, statistik penggunaan perangkat, dan statistik
penggunaan alat oleh UPT.
Setelah pembukaan,
acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang Kick off Verifikasi Fungsi Perangkat
LS Telecom. Paparan tersebut berisi informasi mengenai proses dan mekanisme
(manajemen) pemeliharaan perangkat, perhitungan service level agreement (SLA) perangkat beserta perhitungan rumusan
SLS pemeliharaan perangkat, rekapitulasi dan pelaporan status pememliharaan
perangkat sistem monitoring frekuensi radio, pelaporan via website, summary
statistik permasalahan perangkat kesisteman transportabel di masa garansi, dan
inventarisasi perangkat transportable.
Sehubungan dengan tugas pemeliharaan perangkat LS Telecom (transpotable)
tersebut, setiap UPT diminta untuk melaksanaan pemeliharaan rutin (pengecekan
fungsi dan fitur perangkat) secara periodik, dan melakukan antisipasi terhadap
perubahan sarana pendukung yang bisa menyebabkan tidak berfungsinya perangkat
utama (koneksi internet, listrik dll). Selain itu, membuat laporan dan kondisi
perangkat secara periodik, melakukan antisipasi terhadap kemungkinan gangguan
cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan perangkat (petir, hujan, banjir dll),
dan menyiapkan penganggaran terkait pemeliharaan perangkat pendukung.
(Sumber/Foto : Abd. Salam)
Senin, 02 Juli 2018
Kegiatan Silaturrahmi dan Pelepasan Masa Purnabakti Pegawai Balmon Makassar
Kegiatan Silaturrahmi dan Pelepasan Masa Purnabakti
Pegawai Balmon Makassar
Setelah sebulan penuh menunaikan dan melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, saatnya kita dapat berjumpa kembali dalam suasana halal bihalal yang penuh kebahagiaan dan penuh keberkahan. Halal bi halal ini merupakan suatu pola hubungan silaturrahmi antar sesama umat muslim yang diwujudkan dalam suatu kegiatan atau acara keagamaan yang disertai dengan saling memaafkan dan dijiwai dengan ukhuwah Islamiyah dan nilai-nilai Idul Fitri.
Untuk mewujudkan nilai-nilai luhur
tersebut di lingkungan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I
Makassar (Balmon Makassar), Distiawan Dwi Rumboko selaku Kepala Balmon Makassar
beserta seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer Balmon
Makassar telah menggelar acara halal bi halal, pada hari Senin (2/7/2018). Acara
yang merupakan sebuah tradisi
kreatif khas masyarakat Muslim
Tanah
Air tersebut, digelar
di salah satu Kafe yang berlokasi di Kota Makassar ini berlangsung meriah dan
penuh dengan suasana keakraban.
Setidaknya ada 3 (tiga) pelajaran yang bisa dipetik dari
kegiatan halal bi halal (www.hidayatullah.com). Pelajaran pertama adalah pembersihan
diri dari segala bentuk kesalahan. Ibarat pemudik yang pulang ke kampung
halamannya setelah sekian tahun merantau ke negeri seberang. Dalam perjalanan itu tidak sedikit ia isi dengan
kesalahan, seperti lupa salat, lalai menunaikan janji setia kepada Allah, lupa
berdzikir, bersikap angkuh atau berlaku aniaya kepada diri sendiri.
Pelajaran
kedua
adalah membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama. Terkadang karena meraih peluang dan
jabatan atau faktor lainnya terbesit rasa dendam dan iri hati. Mari kita
singkirkan penyakit-penyakit pengotor hati itu dalam momentum halal bi halal. Tidak
ada lagi kedengkian. Kita ganti dengan kelapangan jiwa. Kita obati kesombongan
dengan kerendah-hatian. Kita buang permusuhan dan kita isi dengan persaudaraan.
Pelajaran ketiga adalah memupuk kepedulian dan
kebersamaan. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pergaulan
dan kebersamaan yang dibangun lewat sikap tolong-menolong, misalnya muslim yang
kaya membantu saudaranya yang miskin. Karena itu, seyogyanya rasa gembira
seseorang juga memberikan bentuk kenikmatan yang lain, yaitu kenikmatan
bersyukur dengan cara membagi kebahagiaan itu kepada sesamanya dan menebar rasa
bahagia ke setiap orang.
Nuansa perayaan halal bi halal kali ini tampak terasa berbeda dari
perayaan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena halal bi halal tahun
ini dirangkaikan dengan acara pelepasan masa purnabakti salah seorang pegawai
senior Balmon Makassar, yaitu Jufri Dg. Ngeppe. Suasana terasa lebih ramai dan
khidmat karena dihadiri pula oleh 3 (tiga) mantan kepala balmon yaitu Zainuddin
Kalla (Kabalmon Denpasar) dan Joni Adrian (Kabalmon Semarang), serta Zainullah
Manan (Kabalmon Padang), Latuse Kaloka Pangkal Pinang, St. Rahmi (Ka. TU Balmon
Palu) beserta beberapa orang pensiunan Balmon makassar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala
Balmon Makassar Distiawan Dwi Rumboko mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri
1439 Hijriyah, dan memohon maaf lahir batin kepada seluruh pegawai Balmon
Makassar dan para undangan yang hadir. Selanjutnya, beliau juga mengatakan bahwa kegiatan halal bi halal ini
sebagai wahana silaturrahmi untuk mempererat tali silaturrahmi dan rasa
kekeluargaan serta persaudaraan, baik antar sesama pegawai dan pejabat Balmon
Makassar maupun dengan para mantan Kabalmon Makassar dan para pensiunan Balmon
Makassar.
(Sumber/Foto : Abd. Salam)
Langganan:
Postingan (Atom)




















































